Beras BPNT Kecamatan Kotaagung Barat Diduga Berisi Beras Bulok

Tanggamus - 
Penyaluran pola baru komoditas program Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) di Kabupaten Tanggamus tidak hanya menjadikan keluarga penerima manfaat (KPM) bisa memilih kebutuhan yang diinginkan, Pola baru tersebut untuk sementara diimbangi dengan salurkan beras yang sesuai standar nasional, tetapi sebalik nya beras yang di berikan kepada masyarakat jauh dari tidak sesuai alias sangat jauh dari standar. (06 september 2022)

Penerapan pola baru penyaluran BPNT, Seperti diberitakan sebelumnya, pada pola baru di kabupaten Tanggamus memberi keleluasaan keluarga penerima manfaat (KPM) untuk memilih kebutuhan yang di harapkan, Namun pola baru tersebut tidak di terapkan lagi. 

Suplier yang di gandeng sebagai penyedia jasa harus bisa memenuhi keinginan tersebut, Untuk komoditas karbohidrat, KPM bisa mengorder atau memesan kepada agen, Yakni, beras premium atau beras medium, Begitu juga protein hewani, Pilihannya, daging ayam, telur ayam, dan atau ikan laut.
 
Tidak seperti beras yang di terima warga masyarakat di pekon Kanyangan, Banjar Masin kecamatan Kotaagung Barat Diduga beras bulog di masukan di karung kemasan bermerk : Beras Slyp Super Cap Kembang, Ramos Setra, yang baru di keluhkan ibu2 kwalitas serta rasa setelah di masak hampir sama beras bulog dulu.
Menurut warga pekon Kanyangan mengatakan kepada kami awak media, "beras bantuan sekarang ini kalau di masak kwalitas nasi nya engak bagus, bau nasi nya pun hampir sama dengan beras bulog dulu, saya hanya menerima bantuan beras 30kg, kentang 1kg, kacang hijau 1/5kg, telor 24 biji, dari nilai duit sebesar Rp.400,000.- dan kurang tau mau ngadu kemana, "tuturnya (5/9/2022)

Masih tuturnya warga, Kami di sini rupa nya ada dua model karung beras, beras karung bermerk, beras karung tampa merk, akan tetapi yang karung bermerk isi beras dbawah standar medium, menghasilkan Nasi rasa hambar berbau hapek, "katanya 

Lain hal nya tangapan warga pekon Banjar masin, "pak beras ini nama nya iblis berjubah malaykat, beras engak ada kewalitas, bau, namun karung bermerk tampa tertulis Pt mana, paabrik mana yang mengeluarkan beras tersebut, luarbiasa bagus nya otak otak manusia, "ungkapnya dengan kesal

Meneruskan keterangan dua warga pekon bersangkutan, awak media mencoba konfirmasi dengan pendamping melalui whatshaap menyampaikan, "Pndmping khik tksk mk pndai induh busuk,induh imbau hapok bg,sebab skam mk mansa bias2 no jd mk pndai cawa ,cm kdg2 wt2 do si brmslah ,induh fktor cuaca kna labung induh snangun jak udi ,spasti bias kan jk pihak suplayer,,,kham jg brsha kpm mnsa kualitas sesuai hrpan,kik ternyta mk sesuai yu tnggal retur,se simpel hinno ,,,, "ungkapnya Pendmaping

Lanjutnya, "Batin itu bg tksk ni ,,,cuma skm kan biasa ni snangun kdng2 mnsa kualitas sai jahal,,,kidang skm cwa ni lwn kpm kik seandaini mnsa bias si mutu ni mk ssuai ,tnggl oloh ko khia lwn ktua masing2 nyin ngilu retur ,lain laporan ni lwn media😁,cb abg knfrmasi lwn batin akbar kndng besi bg, "ujarnya

Menurut Ketua Tksk Kotaagungbarat melalui tlp seluler, "bang beras karung bermerk dari mana, soalnya setau saya beras bantuan pangan karung nya polos semua, memang waktu beras datang dipekon talaganing, tebabunuk, kandang besia saya ikut mengawasi turun beras, karung polos semua, dan coba abng tanya kan dengan pendamping satu nya tms"ucapnya Tksk

Pendamping Tms juga mengatakan lewat tlp seluler, bang saya sekarang masih masih di luar tempat saudara, masalah beras itu, saya juga juga hanya sebatas menerima dari suplayernya, abng engak usah nunggu besok, langsung sekarang antarkan saja beras ke tempat ngambil kemarin biar nanti di tukar, "tandas nya.
 (AC)

Postingan populer dari blog ini

Warga kelurahan Baros di Dampingi Lembaga DPD Pekat IB Tanggamus Melaporkan oknum PNS Ke Polres Tanggamus

Penyerahan Simbolis Bantuan Tensi Kemensos Melalui Balai Budi Perkasa Palembang di Serahkan Langsung Oleh Bupati Tanggamus

Kepala Pekon Dan Masyarakat Marga Mulya Berikan Antusias Atas Pembangunan Tower Jaringan Internet